Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apa peranan birokrat dalam pembuatan keputusan?

1. Apa peranan birokrat dalam pembuatan keputusan?

Jawaban : 

Birokrat  berperan   sebagai   motor   dan   penggerak pembangunan. Secara khusus, peranan dan pentingnya arti birokrasi tertampilkan  dalam  fungsinya  sebagai  pemrakarsa  usul  pembuatan kebijakan, penasihat dalam kebijakan, sebagai inovator dan penyedia sumber. 

Robert  Presthus  memperlihatkan  peranan  birokrasi dalam pembuatan keputusan, yakni dalam hal-hal yang ia sebut sebagai: 

1.   pembuatan peraturan di bawah peraturan perundang-undangan (delegated legislation); 2.    pemrakarsa kebijaksanaan (bureaucracy's role in initiating policy); 

3.   hasrat  internal  birokrasi  untuk  memperoleh  kekuasaan,  keamanan  dan kepatuhan (bureaucracy's internal drive for power security, and loyalty).

Peranan  birokrasi  yang pertama  berkaitan  dengan  proses  pemerintahan modern yang selalu dituntut untuk terus mengembangkan aspek-aspek keahlian. Proses ini seringkali melibatkan peleburan tiga fungsi pemerintahan legislatif, eksekutif, yudikatif, sehingga merupakan antitesis terhadap teori pemisahan kekuasaan. Delegated  legislation  pada  umumnya  berwujud  peraturan  dan ketentuan perundang-undangan dan mempunyai status yang penting. Organ ini dipandang  sebagai  satu  alat  untuk  menerapkan  ketentuan-ketentuan  umum pada hal-hal yang bersifat spesifik. dalam pembuatan kebijakan diperlukan hal-hal yang bersifat teknis dimana  cabang  legislatif  dan  yudikatif  terpaksa  harus  menyerahkan  sebagian fungsinya kepada birokrasi.

Post a Comment for "Apa peranan birokrat dalam pembuatan keputusan?"