Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Menjelaskan perkembangan Bahasa Indonesia berdasarkan hasil kongres VII sampai XI

Jelaskanlah perkembangan (peningkatan) bahasa Indonesia berdasarkan hasil kongres VII s.d. XI dengan menggunakan peta konsep (mind mapping).

Jawaban : 

1. Perkembangan (peningkatan) bahasa Indonesia berdasarkan hasil kongres VII

Kesimpulan  dari  Kongres  Bahasa  Indonesia  VII   ini  ialah mengusulkan dibentuknya  Badan Pertimbangan Bahasa Indonesia.  Kongres juga  beberapa hal pokok sebagai berikut. 

Memperkukuh kedudukan bahasa dalam era globalisasi. 

Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)

Organisasi  profesi,  termasuk  organisasi  profesi  kebahasaan  dan  dunia usaha  perlu  melibatkan  diri  secara  lebih  aktif  dalam  pembinaan  dan pengembangan bahasa Indonesia di bidangnya masing-masing.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, perkembangan teknologi informasi,  dan  tantangan  kehidupan  dalam  era  globalisasi  76  menuntut agar   kualitas   bahasa   Indonesia   ditingkatkan   dan  kemampuan   daya ungkapnya dikembangkan.

2. Perkembangan (peningkatan) bahasa Indonesia berdasarkan hasil kongres VIII

Kongres Bahasa Indonesia ke VIII di Jakarta, 14 sampai dengan 17 Oktober 2003 Pada kongres bahasa kali ini para pakar dan pemerhati bahasa Indonesia menyimpulkan bahwa berdasarkan Kongres Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober  1928  yang  menyatakan  bahwa  para  pemuda  memiliki  satu  bahasa, yakni bahasa Indonesia maka bulan Oktober dijadikan Bulan Bahasa. Agenda pada  Bulan  Bahasa  adalah  berlangsungnya  seminar  bahasa  Indonesia  di berbagai lembaga yang memperhatikan bahasa Indonesia.

3. Perkembangan (peningkatan) bahasa Indonesia berdasarkan hasil Kongres Bahasa Indonesia IX 

Di Jakarta, 28 Oktober sampai dengan 1 November 2008 Kongres  ini  juga  dilaksanakan  dalam  rangka  memperingati  100  tahun Kebangkitan  Nasional,  80  tahun  Sumpah  Pemuda,  dan  60  tahun  berdirinya Pusat  Bahasa.  Dicanangkannya  tahun  2008  sebagai  Tahun  Bahasa  maka  di sepanjang tahun 2008 diadakan kegiatan kebahasaan dan kesastraan. Kongres ini  membahas  lima  hal  utama,  yakni  bahasa  Indonesia,  bahasa  daerah, penggunaan bahasa  asing, pengajaran bahasa  dan  sastra,  serta  bahasa  media massa. 

4. Perkembangan (peningkatan) bahasa Indonesia berdasarkan hasil Kongres Bahasa Indonesia X 

Di Jakarta, 28 Oktober sampai 31 Oktober 2013 Kongres  bahasa  Indonesia  X  ini  diikuti  oleh  1.168  peserta  dari  seluruh Indonesia dan dari luar negeri, antara lain dari Jepang, Rusia, Pakistan, Jerman, Belgia,  Brunei  Darussalam,  Singapura,  Malaysia,  China,  Italia,  dan  Timor Leste. Beberapa rekomendasi yang muncul pada kongres dikutip berikut ini. 

Pemerintah perlu memantapkan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia melalui    penerjemahan    dan  penerbitan,    baik    nasional    maupun internasional,  untuk  mengejawantahkan  konsep-konsep  iptek  berbahasa Indonesia guna menyebarkan ilmu pengetahuan dan teknologi ke seluruh lapisan masyarakat. 

Pemerintah perlu meningkatkan sosialisasi hasil-hasil pembakuan bahasa Indonesia   untuk  kepentingan   pembelajaran   bahasa   Indonesia   dalam rangka memperkukuh jati diri dan membangkitkan semangat kebangsaan. 

Pembelajaran   bahasa   Indonesia   perlu   dioptimalkan   sebagai   media pendidikan karakter untuk menaikkan martabat dan harkat bangsa. 

Pemerintah   perlu   menerapkan   Uji   Kemahiran   Berbahasa   Indonesia (UKBI)   untuk   menyeleksi   dan   mempromosikan   pegawai,   baik   di lingkungan  pemerintah  maupun  swasta  guna  memperkuat  jati  diri  dan kedaulatan NKRI, serta memberlakukan UKBI sebagai “paspor bahasa” bagi tenaga kerja asing di Indonesia. 

Badan   Pengembangan   dan   Pembinaan   Bahasa   perlu   meningkatkan pengawasan  penggunaan  bahasa  untuk  menciptakan  tertib  berbahasa secara proporsional. 

Peran  media  massa  sebagai  sarana  pemartabatan  bahasa  dan  sastra Indonesia di kancah internasional perlu dioptimalkan. 

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) perlu mengingatkan dan memberikan teguran  agar  lembaga  penyiaran  menggunakan  bahasa  Indonesia  yang baik dan benar. 

Pemerintah   Indonesia   harus   mendukung   secara   moral   dan   material pendirian pusat studi/kajian bahasa Indonesia di luar negeri.

5. Perkembangan (peningkatan) bahasa Indonesia berdasarkan hasil Kongres Bahasa Indonesia XI 

Di Jakarta, 28 Oktober sampai dengan 31 Oktober 2018 Bahasa Indonesia merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi perjalanan kehidupan bangsa Indonesia. Berbicara mengenai bahasa Indonesia sama   dengan   membahas   identitas   bangsa   yang   wajib  dijunjung   dan diutamakan, sebagaimana amanat Sumpah Pemuda 1928 yang kini dinyatakan secara legal pada Pasal 25 Undang-undang Nomor 24 Tahun 2009. Berpijak dari pemikiran itu, Kongres Bahasa Indonesia (KBI) XI yang digelar di Hotel Grand   Sahid   Jaya,   Jakarta,   28−31   Oktober  2018   mengusung   tema “Menjayakan Bahasa dan Sastra Indonesia”.Ada sembilan subtema yang dikembangkan dari tema besar itu, yaitu (1) pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, (2) pengutamaan bahasa Indonesia di ruang publik, (3) bahasa, sastra, dan teknologi informasi, (4) ragam bahasa dansastra dalam berbagai ranah kehidupan, (5) pemetaan dan kajian bahasa dan sastra daerah, (6) pengelolaan bahasa dan sastra daerah, (7) bahasa, sastra, dan kekuatan kultural bangsa Indonesia, (8) bahasa dan sastra untuk strategi dan diplomasi, dan (9) politik dan perencanaan bahasa dan sastra. Pada   Kongres   Bahasa   Indonesia   XI   diluncurkan   beberapa   produk kebahasaan dan kesastraan, yaitu Kamus Besar Bahasa Indonesia Braille, buku Bahasa dan Peta Bahasa, Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Daring, Korpus Indonesia, Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Daring, buku Sastrawan  Berkarya  di  Daerah  3T,  546  buah  buku  bahan  bacaan  literasi, Kamus  Vokasi,  Kamus  Bidang  Ilmu,  dan  Aplikasi  Senarai  Padanan  Istilah Asing   (SPAI).   Selain   itu,   akan  diberikan   sejumlah   penghargaan,   yaitu Adibahasa, Penghargaan Sastra, Anugerah Tokoh Kebahasaan, Duta Bahasa Nasional   2018,   dan   Festival   Musikalisasi   Puisi  Tingkat   Nasional  2018 (http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/berita/2755/kongres-bahasa-indonesia-xi-C menjayakan-bahasa-dan-sastra-indonesia).

Kesimpulan Perkembangan (peningkatan) bahasa Indonesia berdasarkan hasil kongres VII s/d XI adalah :

Peningkatan perkembangan bahasa Indonesia pada kongres ke VII adalah dibentuknya Badan Pertimbangan Bahasa Indonesia yang membawa dampak positif yaitu memperkukuh kedudukan bahasa Indonesia dalam era globalisasi, Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), dll. Sehingga Bahasa Indonesia mulai di akui di mata internasional.

Lalu Perkembangan (peningkatan) bahasa Indonesia berdasarkan hasil kongres VIII adalah dijadikannya bulan Oktober sebagai Bulan Bahasa. Agenda pada  Bulan  Bahasa  adalah  berlangsungnya  seminar  bahasa  Indonesia  di berbagai lembaga yang memperhatikan bahasa Indonesia.

Berikutnya Perkembangan (peningkatan) bahasa Indonesia berdasarkan hasil kongres IX adalah  Dicanangkannya  tahun  2008  sebagai  Tahun  Bahasa  maka  di sepanjang tahun 2008 diadakan kegiatan kebahasaan dan kesastraan. Dalam hal ini makin memperkuat kedudukan Bahasa Indonesia di mata dunia Internasional yang tertuang dalam salah satu hasil kongres yang berbunyi :Pemerintah  perlu   menerapkan   Uji   Kemahiran   Berbahasa   Indonesia (UKBI)   untuk   menyeleksi   dan  mempromosikan   pegawai,   baik   di lingkungan  pemerintah  maupun  swasta  guna  memperkuat  jati  diri  dan kedaulatan NKRI, serta memberlakukan UKBI sebagai “paspor bahasa” bagi tenaga kerja asing di Indonesia.

Lalu Perkembangan (peningkatan) bahasa Indonesia berdasarkan hasil kongres XI adalah diluncurkan  beberapa   produk kebahasaan dan kesastraan, yaitu Kamus Besar Bahasa Indonesia Braille, buku Bahasa dan Peta Bahasa, Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Daring, Korpus Indonesia, Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Daring, buku Sastrawan  Berkarya  di  Daerah  3T,  546  buah  buku  bahan  bacaan  literasi, Kamus  Vokasi,  Kamus  Bidang  Ilmu,  dan  Aplikasi  Senarai  Padanan  Istilah Asing   (SPAI).   Selain   itu,   akan   diberikan   sejumlah   penghargaan, yaitu Adibahasa, Penghargaan Sastra, Anugerah Tokoh Kebahasaan, Duta Bahasa Nasional   2018,   dan  Festival   Musikalisasi   Puisi  Tingkat   Nasional   2018 

Post a Comment for "Menjelaskan perkembangan Bahasa Indonesia berdasarkan hasil kongres VII sampai XI"